Universitas Lampung
http://www.unila.ac.id/Berita/berita_depan/Rizal-Ramli-Indonesia-bisa-lebih-maju-dari-Malaysia-dan-Singapura.html
Rizal Ramli: Indonesia bisa lebih maju dari Malaysia dan Singapura
Sample Image(Unila): Negara kita itu kaya raya, tapi kenapa rakyat masih banyak yang miskin. Tidak lain ini disebabkan pemimpin kita yang merupakan pemimpin traksaksional atau pemimpin yang suka tawar menawar. Pemimpin seperti ini tidak akan membawa Indonesia kemana-mana.
Seperti dikatakan oleh DR. Rizal Ramli dalam kegiatan seminar daerah awal tahun yang digelar oleh Lingkar Studi Sosial Politik (LSSP) Cendikia FISIP Unila bekerjasama dengan Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Bandar Lampung. Bertempat di Auditorium Perpustakaan Unila lantai 3, Rabu (29/01).
Ditambahkan oleh Rizal Ramli yang merupakan pembicara utama dalam seminar ini bahwa banyak kebijakan pemerintah yang bisa membuat rakyat menjadi miskin, seperti kenaikan harga BBM. Harusnya kita bisa membangun kilang minyak yang dapat berimbas menurunnya harga BBM.
“Selain itu harusnya pemerintah dapat mendorong pabrik-pabrik pengolahan CPO dan bahan mentah lainnya agar banyak pemuda-pemuda bisa bekerja. Kalau ini dilakukan tidak aneh bila 5-10 tahun kedepan Indonesia bisa lebih maju dari Malaysia dan Singapura sekarang,” paparnya.
Sedangkan menurut Drs. Syarief Makhya, M.Si hal-hal tersebut disebabkan karena adanya kegagalan dalam sistem politik di Indonesia yang membuat masyarakat tidak bisa menghadapi masalah yang dihadapinya sehari-hari.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kegagalan sistem politik yang ada di Indonesia disebabkan karena tiga hal. Pertama, kegagalan pengelolaan sumber daya yang ada di Indonesia. Kedua, kapablitas distributif yang menyebabkan APBN dan APBD bersifat tertutup dan tidak berpihak kepada rakyat. Ketiga, kapabilitas regulatif atau aturan yang bisa dilihat dari berbagai kebijakan pemerintah yang gagal dalam implementasinya.
“Walaupun secara prosedural politik diterima secara bersama, tapi tidak menjamin kinerja pemerintah menjadi efektif. Sebagai contoh substansi mekanisme kontrol yang lemah sehingga pemerintah tidak bisa kontrol oleh masyarakat,” ujar dosen Ilmu Pemerintahan sekaligus pengamat politik Lampung tersebut menjelaskan.
Kegiatan seminar daerah yang mengangkat tema “2009; Saatnya Menjadi Bangsa Mandiri” tersebut selain dihadiri oleh kalangan mahasiswa, juga dipenuhi oleh masyarakat umum yang concern terhadap perubahan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. [redha/andhi]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar